Postingan

Pembelahan Sel

  Pembelahan sel adalah proses memperbanyak jumlah  sel  pada suatu makhluk hidup. Pembelahan sel melibatkan proses penggandaan materi genetik (DNA) yang terdapat dalam nukleus.  Setiap sel anakan yang dihasilkan dari pembelahan sel, akan mempunyai materi genetik yang sama jumlahnya. Pada organisme yang tidak memiliki selaput inti sel (prokatiotik) seperti bakteri, pembelahan sel terjadi secara amitosis. Sementara itu organisme yang memiliki selaput inti sel (eukariotik), pembelahan sel terjadi sesuai dengan tahapan siklus sel, baik secara mitosis dan meiosis. Lihat juga materi StudioBelajar.com lainnya: Fungi/Jamur Platyhelminthes Amitosis Amitosis merupakan pembelahan sel yang terjadi secara langsung, yaitu tidak memiliki fase atau tahapan pembelahan. Amitosis juga disebut dengan pembelahan biner. Satu sel akan membelah menjadi dua sel sama besar dan memiliki materi genetik yang sama. Proses amitosis diawali dengan menempelnya kromosom pada dinding sel, kem...

Teori Atom

Gambar
  Teori Atom  – Perkembangan Pada beberapa abad sebelum masehi, filsuf-filsuf Yunani, di antaranya Leucippus dan Democritus berpendapat bahwa semua materi terdiri dari partikel-partikel kecil yang tak terbagi. Democritus menyatakan bahwa jika suatu materi dibagi menjadi bagian yang lebih kecil kemudian terus dibagi lagi maka akan sampai pada suatu saat di mana didapat bagian yang sangat kecil yang tidak dapat dihancurkan atau dibagi lagi yang disebut atom (‘atomos’ dalam bahasa Yunani yang artinya ‘tak terbagi’). Lihat juga materi StudioBelajar.com lainnya: Struktur Atom Konfigurasi Elektron Namun, pemikiran filosofis tersebut tidak begitu diterima pada saat itu hingga pada awal abad ke-18, John Dalton merumuskan teori atom yang berhasil menjelaskan  hukum-hukum dasar kimia  – hukum kekekalan massa, hukum perbandingan tetap, dan hukum kelipatan perbandingan.

GARIS LURUS DALAM PERSAMAAN LINIER

Gambar
  Terdapat dua bentuk persamaan garis, yaitu: Gradien suatu garis merupakan angka yang menunjukkan tingkat kemiringan suatu garis. Garis yang horizontal (sejajar dengan sumbu-X) gradiennya 0, dan garis yang vertikal (sejajar dengan sumbu-Y) gradiennya ∞   Perhatikan gambar berikut: Jika sebuah garis y = mx + c melalui titik A(x 1  ,y 1  ) dan titik B(x 2  ,y 2  ) maka gradien garis itu dirumuskan: Sehingga gradien suatu garis merupakan laju perubahan nilai y terhadap nilai x pada garis itu. Jika gradien bernilai positif maka perubahan nilai y terhadap nilai x selalu naik (m > 0), dicontohkan dengan garis g pada diatas Jika gradien bernilai negatif maka perubahan nilai y terhadap nilai x selalu turun (m > 0), dicontohkan dengan garis h pada diatas   Persamaan garis yang melalui titik A(x 1 , y 1  ) dengan gradien m dirumuskan:   y – y 1  = m(x – x 1  )   Persamaan garis yang mela...